Satu kenangan yang berkesan tentang Australia, negeri kangguru itu, adalah keramahan penduduknya. Meskipun negeri ini terbilang modern, dan lebih maju dalam banyak hal dibandingkan dengan Indonesia, keramahan banyak ditemui di berbagai lokasi baik di desa maupun di kota. Senyum, salam dan sapa sudah menjadi ciri khas di kalangan penduduk.
Di kampus, satu kebiasaan kami adalah bertegur sapa dengan seorang staff tata usaha kampus Fakultas Pendidikan yang bernama Windy. Perempuan inilah yang akhirnya membuat hati lengket dengan lingkungan kampus lantaran semua keramahan yang ditunjukkannya meskipun ia selalu sibuk dengan pekerjaan di ruang kerja front office. Tidak pernah ia terlalu stress meskipun harus bekerja sendirian.
Windy memberikan sedikit mimpi kepadaku untuk bisa kembali ke Monash entah berapa tahun lagi. “I will be back, Windy!”









