Sekitar 10 tahun lalu, tepatnya bulan Oktober 1999, keberangkatan ke Monash University bersama rombongan Departemen Agama lainnya hanya terlintas samar-samar sekarang. Waktu yang begitu lama membuatku sedikit sulit menyebutkan nama teman-teman yang ikutan saat itu. Sebagian di antara mereka ada Subhan dari Mataram, Pepi dari Menado, Ika dari Magelang, Awi dari Kalimantan Barat, Halimah dari Kalimantan Selatan, Muliardi dari Riau, Safrizal dari Padang, Kamaludin dari Bali, Widayanto dari Malang, Soeparno dari Jember dan aku sendiri dari Bojonegoro. 11 orang ternyata. Dan, ada lagi 2 orang petugas dari Jakarta yang ikutan bukan karena mereka lulus dari UPI seperti kami, tetapi lantaran mereka merupakan staff yang menangani program short course ini–Qohar dan temanya perempuan yang aku lupa namanya.
Edlink menjadi biro perjalanan yang menangani segala urusan kami di sana. Aku masih ingat bahwa yang ikutan berangkat pada saat itu adalah Ratna. Dari tim penyambut kedatangan kami di Monash University yang berasal dari Indonesia juga. Mereka adalah mahasiswa pasca sarjana dengan beasiswa. Dua orang yang aku ingat adalah Junaidi dan Ena.









