Pagi hari, sekitar pukul tujuh, pesawat mendarat di bandara Sidney. Kita semua bergegas turun pesawat dan memasuki koridor koridor penerbangan domistik. Kami transit menuju Melbourne. Proses perpindahan diperintahkan secepatnya, sehingga tidak lagi sempat untuk window-shopping. Seperempat jam kita semua sudah on-board lagi.
Pesawat sudah penuh sesak dengan penumpang yang mayoritas berkulit putih. Di pesawat ini kita semua yang dianggap sebagai turis. Wajah-wajah berkulit sawo matang ini sempat juga menaraik perhatian banyak orang. Itu hanya sebentar. Kelihatannya mereka bukan tipe orang yang mudah kaget. Setelah mendapatkan tempat duduknya masing-masing, menaruh tas tentengan, kita duduk dengan tenang. Sabuk pengaman segera dipasang. Tak lama kemudian pesawat sudah merobek udara Australia. Kita pun menuju Melbourne.
Perjalanan tidak berlangsung lama. Mungkin tak lebih dari satu jam. Suasana mendung di langit Melbourne menyambut kedatangan kita.









